Text
Manajemen Komplain dan Kualitas Layanan Pariwisata
Indeks : hlm.101-102
Bibliografi : hlm.92-100
Pergeseran paradigma pemasaran daru goods dominant logic menjadi service dominant logic menuntut fokus yang lebih besar pada bisnis layanan yang diyakini sebagai dasar dari segala transaksi bisnis. Barang diposisikan sebagai salah satu proposisi nilai sebagai hasil dari kegiatan transaksi layanan, sedangkan nilai selalu dibuat oleh penyedia layanan bersama dengan pengunaan layanan. Hal tersebut mengakitbatkan manajemen komplain dan kualitas layanan memainkan peran penting dalam terciptanya keuntungan bagi kedua belah pihak. Di sisi lain , industri pariwisata memiliki karakteristik yang unik dibandingkan dengan industri lainnya. Pariwisata merupakan produk komposit yang heterogen dan terdapat variabilitas dalam produk pariwisata sehingga kinerjanya tidak akan sama secara presisi dari waktu ke waktu. Alasannya adalah produk wisata merupakan produk yang berbasis kerja individu manusia. Hal tersebut mengakibatkan munculnya risiko keluhan dan kegagalan layanan yang tinggi. Meskipun begitu, keluhan wisatawan seyogianya dianggap sebagai aspek vital untuk mengukur kesehatan penyedia layanan wisata, meningkatkan kepuasan dan loyalitas serta profitabilitas yang berkelanjutan. Pemulihan layanan tidak dapat terjadi adanya keluhan.
Tidak tersedia versi lain