Text
Seni Pertunjukan Jawa Trasional dan Pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta
Buku "Seni Pertunjukan Jawa Tradisional dan Pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta" karya Prof. Dr. R.M. Soedarsono membahas dinamika kesenian tradisional Jawa di tengah pesatnya industri pariwisata budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Karya ini mengupas tuntas upaya pelestarian, fungsi, dan transformasi seni pertunjukan agar tetap relevan.
Intisari dan Sinopsis BukuFungsi Seni Pertunjukan: Buku ini mengklasifikasikan seni pertunjukan ke dalam tiga fungsi utama:Sarana Ritual: Upacara yang mempertahankan nilai-nilai sakral seperti bersih desa (wayang kulit), ruwatan, dan gamelan Sekaten.Hiburan Pribadi: Kesenian yang dimainkan untuk kesenangan personal maupun masyarakat.Presentasi Estetis: Pertunjukan yang disusun secara visual dan musikal khusus untuk dinikmati penonton atau wisatawan.
Dampak Pariwisata: Memaparkan secara jelas bagaimana seni pertunjukan bertransformasi menjadi komoditas pariwisata yang menarik bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Upaya Konservasi vs Komersialisasi: Mengkaji dilema antara menjaga keaslian seni warisan leluhur dan tuntutan untuk menyesuaikan pertunjukan dengan selera pasar atau wisatawan.
Ragam Seni yang DibahasBuku ini sering merujuk pada kekayaan budaya Yogyakarta, di antaranya:
Tari Klasik Keraton: Tari Bedhaya dan Serimpi yang sarat akan nilai filosofis dan estetika tinggi.Seni Pertunjukan Rakyat: Wayang kulit, kethoprak, srandul, jathilan, dan langen mandra wanara.Gamelan: Berbagai instrumen musik tradisional yang menyertai upacara adat dan dramatari.
Bibliografi: hlm. 251-258
Label: AI-assisted diverifikasi oleh Eka Alaina, S.I.Pust. 29 Juni 2026.
Tidak tersedia versi lain