Text
Maluku Indonesian Spice Islands
Berdasarkan hasil pencarian, terdapat beberapa fokus buku yang membahas "Maluku Indonesian Spice Islands" dengan penekanan sejarah yang berbeda. Berikut adalah sinopsis utamanya:
Konteks Sejarah Maritim & Kolonial (Spanyol-Maluku): Buku ini membahas hubungan Spanyol dengan Kepulauan Maluku (Moluccas/Spice Islands) dalam pelayaran global abad ke-16 hingga awal ke-17. Fokus utamanya adalah peran armada galleon Spanyol yang menghubungkan Eropa, Amerika, dan Asia dalam perdagangan rempah-rempah (cengkih dan pala). Buku ini mengulas persaingan kekaisaran Eropa (termasuk konflik Spanyol-Portugal) dan perjanjian Tordesillas.
Sosok Enrique Maluku: Buku yang ditulis oleh Helmy Yahya dan Reinhard R. Tawas (2016) ini mengulas tokoh sejarah Enrique Maluku, seorang navigator dan awak kapal Trinidad milik Portugal yang mencari pulau rempah-rempah (Spice Island) pada abad ke-15. Enrique diceritakan sebagai putera Indonesia asal Ambon (Amboina) yang ikut dalam penjelajahan samudra.
Perlawanan Nuku (Konteks VOC): Buku karya Muridan Widjojo membahas perlawanan Pangeran Nuku dari Tidore melawan monopoli perdagangan VOC pada akhir abad ke-18. Ini berfokus pada aliansi lintas budaya antara Nuku, Inggris, serta penduduk Maluku dan Papua untuk merebut kembali kemerdekaan Sultanat Tidore.
Inti Cerita/Tema Umum:
Kepulauan Maluku, yang dulunya dikenal sebagai Spice Islands, adalah sekelompok pulau di timur laut Indonesia (Halmahera, Seram, Buru, Ambon, Ternate, Tidore) yang menjadi pusat penghasil pala, bunga pala, dan cengkih terbesar di dunia. Buku-buku bertema ini menyoroti bagaimana kekayaan alam tersebut menggerakkan eksplorasi samudra, persaingan kekaisaran Eropa (Spanyol, Portugal, Belanda), serta sejarah perdagangan dan konflik lokal.
Bibliografi: hlm.
Label: Ulasan AI-assisted diverifikasi oleh Eka Alaina, S.I.Pust. 29 April 2026.
Tidak tersedia versi lain