Text
Pertempuran di Semarang ( 15-19 Oktober 1945 ): Sebuah Pendekatan Biografis
Buku Pertempuran Lima Hari di Semarang (15-19 Oktober 1945): Sebuah Pendekatan Biografis (2019) karya Nurdiyanto dkk. mengisahkan peristiwa berdarah pasca-proklamasi akibat keinginan rakyat Semarang menegakkan kedaulatan RI, menolak kekuasaan Jepang, dan tewasnya Dr. Kariadi. Buku ini menyoroti peran pemuda dan pelaku sejarah, menyajikan kronologi pertempuran dari sudut pandang biografi tokoh.
Berikut adalah poin-poin penting sinopsis buku tersebut:
Latar Belakang: Ketegangan struktural antara pemuda/pejuang Semarang dengan tentara Jepang (Kidobutai) yang enggan menyerahkan senjata dan situasi awal proklamasi.
Pemicu: Gugurnya Dr. Kariadi saat hendak memeriksa Reservoir Siranda (sumber air minum) yang dikabarkan diracun oleh Jepang.
Fokus Pendekatan: Menggunakan pendekatan biografis, buku ini mengulas biografi para pelaku dan keterlibatan rakyat dalam pertempuran lima hari tersebut.
Isi: Menggambarkan aksi kolektif merebut gedung pemerintahan, penurunan bendera Hinomaru, serta pertempuran sengit yang memakan ribuan korban, baik dari pihak rakyat maupun tentara Jepang.
Penerbit:
Buku ini menegaskan pentingnya partisipasi rakyat sebagai faktor utama dalam mempertahankan kemerdekaan, dengan menonjolkan kisah hidup para pelaku sejarahnya.
Bibliografi: hlm. 135-138
Label: Ulasan AI-assisted diverifikasi oleh Eka Alaina, S.I.Pust. 10 Maret 2026.
Tidak tersedia versi lain