Text
Kerusuhan Sosial di Madura : Kasus Waduk Nipah dan Ladang Garam
Buku "Kerusuhan Sosial di Madura: Kasus Waduk Nipah dan Ladang Garam" (2005) adalah laporan hasil penelitian yang diterbitkan oleh Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta (sekarang BPNB DIY).
Berikut adalah sinopsis dan pokok bahasan buku tersebut:
Fokus Bahasan: Buku ini mendokumentasikan dan menganalisis konflik sosial yang terjadi di Pulau Madura, khususnya terkait dengan pembebasan lahan untuk proyek Waduk Nipah di Sampang dan konflik lahan ladang garam.
Kasus Waduk Nipah (1993): Mengulas tragedi berdarah yang terjadi saat pengukuran tanah untuk proyek waduk. Konflik ini dipicu oleh penolakan warga terhadap pembebasan lahan karena ganti rugi yang tidak layak dan keterlibatan aparat keamanan yang represif.
Kasus Ladang Garam: Membahas sengketa lahan pegaraman antara masyarakat setempat dengan pihak luar/pemerintah, yang sering kali berakar dari perbedaan klaim hak milik dan tanah adat.
Latar Belakang Sosial-Politik: Buku ini menyoroti bagaimana pembangunan yang tidak partisipatif, pendekatan keamanan yang keras, serta ketimpangan ekonomi menjadi pemicu utama kerusuhan sosial.
Peneliti: Tim peneliti terdiri dari Dwi Ratna Nurhajarini, Darto Harnoko, Sri Retno Astuti, S. Ilmi Albiladiyah, dan Hisbaron Muryantoro.
Bibliografi: Hlm. 151-155
Label: Ulasan AI-assisted diverifikasi oleh Eka Alaina, S.I.Pust. 10 Maret 2026.
Tidak tersedia versi lain