Text
Orientasi Nilai Budaya ( Relasi, Kinsumsi, dan Penggunaan Waktu) di Kalangan Pemuda Kabupaten Semarang Jawa Tengah
Buku "Orientasi Nilai Budaya (Relasi, Konsumsi, dan Penggunaan Waktu) di Kalangan Pemuda Kabupaten Semarang" (2004) oleh Mudjijono dkk, menganalisis pergeseran nilai budaya pemuda pedesaan/pinggiran akibat modernisasi. Studi ini menyoroti pola hubungan sosial, gaya hidup konsumtif, dan pemanfaatan waktu luang yang semakin individualis dan kebarat-baratan.
Berikut adalah poin penting sinopsis buku tersebut:
Fokus Penelitian: Mengkaji bagaimana pemuda di Kabupaten Semarang mengadopsi nilai-nilai baru dalam berinteraksi (relasi), pola belanja (konsumsi), dan aktivitas harian (penggunaan waktu).
Pergeseran Budaya: Menunjukkan adanya transisi nilai dari tradisional/komunal menuju modern/individualis di kalangan generasi muda.
Relasi: Hubungan sosial tidak lagi sepenuhnya terikat adat, melainkan lebih cair dan santai, dipengaruhi pergaulan modern.
Konsumsi: Gaya hidup konsumtif yang didorong media dan keinginan untuk diakui secara sosial (pamer/gengsi).
Penggunaan Waktu: Waktu luang banyak digunakan untuk kegiatan rekreatif dan hiburan dibandingkan kegiatan produktif atau gotong royong tradisional.
Tujuan: Buku ini menjadi rujukan untuk memahami perubahan perilaku sosial budaya pemuda di tingkat lokal.
Buku ini diterbitkan oleh Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta (Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata).
Bibliografi: hlm. 79-82
Label: Ulasan AI-assisted diverifikasi oleh Eka Alaina, S.I.Pust. 09 Maret 2026.
Tidak tersedia versi lain