Text
Ketika Nurani Bicara
Komik "Ketika Nurani Bicara" mengisahkan tragedi Bom Bali I melalui sudut pandang tiga tokoh nyata: Ali Imron (pelaku yang menyesal), H. Agus Bambang Priyanto (relawan), dan Hayati Eka Laksmi (istri korban). Buku ini menuturkan kisah kemanusiaan dan penyesalan untuk memberikan pesan damai kepada generasi muda tentang bahaya terorisme.
Berikut adalah poin penting dari sinopsis komik ini:
Kisah Nyata: Diangkat dari pengalaman nyata Ali Imron, H. Agus Bambang Priyanto, dan Hayati Eka Laksmi dalam tragedi Bom Bali I.
Perspektif Berbeda: Menampilkan sisi pelaku yang menyesal, perjuangan relawan, dan kebangkitan korban, memberikan gambaran utuh dampak terorisme.
Pesan Kedamaian: Bertujuan mengedukasi generasi muda mengenai makna jihad yang sesungguhnya serta bahaya radikalisme.
Tujuan: Mengajak pembaca merenungkan nilai-nilai kemanusiaan dan pentingnya menjaga perdamaian di Indonesia.
Komik ini menjadi sarana edukasi untuk melawan paham terorisme melalui pendekatan hati nurani.
Label: Ulasan AI-assisted diverifikasi oleh Eka Alaina, S.I.Pust. 02 Maret 2026.
Tidak tersedia versi lain