Text
Aspirasi Pemerintahan Konstitusional di Indonesia : Studi Sosio-Legal atas Konstituante 1956-1959
Index: hlm.
Sinopsis buku Aspirasi Pemerintahan Konstitusional di Indonesia: Studi Sosio-Legal atas Konstituante 1956-1959 karya Adnan Buyung Nasution adalah analisis mendalam tentang upaya pembentukan konstitusi baru Indonesia setelah kemerdekaan, fokus pada persidangan Konstituante hasil pemilu 1955, yang mengungkap perdebatan, tarik-menarik, serta konflik ideologi antara berbagai kekuatan politik (Islam, Nasionalis, Komunis) dalam mewujudkan negara konstitusional yang demokratis, hingga akhirnya berakhir dengan pembubaran Konstituante dan lahirnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang mengembalikan UUD 1945.
Poin-Poin Utama Sinopsis:
Konteks Sejarah: Buku ini mengulas periode krusial pasca-pemilu 1955, saat Konstituante (dewan penyusun UUD) bertugas menggantikan UUDS 1950.
Fokus Studi: Menganalisis dinamika sosial dan politik (sosio-legal) di dalam dan sekitar Konstituante, termasuk interaksi antarpartai politik besar.
Isu Sentral: Perjuangan untuk menciptakan sistem pemerintahan konstitusional yang didasarkan pada demokrasi, di tengah perbedaan ideologi yang tajam.
Analisis Adnan Buyung Nasution: Menunjukkan bagaimana aspirasi konstitusionalisme demokrasi terhambat oleh kepentingan politik sempit dan kegagalan kompromi, berujung pada jalan buntu.
Hasil Akhir: Kegagalan Konstituante ini menjadi latar belakang dikeluarkannya Dekrit Presiden 1959 yang mengakhiri era demokrasi parlementer dan membawa Indonesia ke Orde Lama.
Buku ini menjadi rujukan penting untuk memahami sejarah konstitusi, hukum tata negara, dan pergulatan politik Indonesia pada masa awal kemerdekaan.
Label: Ulasan AI-assisted diverifikasi oleh Eka Alaina, S.I.Pust. 19 Desember 2025.
Tidak tersedia versi lain